Post Views: 4,772
BABEL,
RADARBAHTERA.COM – Ketua DPD Demokrat NTB, Indra Jaya Usman (IJU) mengapresiasi keputusan Mahkamah Agung (MA) menolak upaya Peninjauan Kembali (PK) gugatan Moeldoko terhadap Ketua Umum DPP Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) dan Menkumham Yasonna Laoly.
“Majelis Hakim MA sudah membuat keputusan yang tepat. Karena keadilan hanya akan terwujud jika semua hal ditempatkan sesuai dengan yang seharusnya. Keputusan menolak PK Moeldoko itu adalah sesuai dengan yang seharusnya,” beber IJU kepada detikBali saat dikonfirmasi, Jumat (11/08/2023).
Menurutnya, isu gugatan kepengurusan Demokrat di bawah pimpinan AHY ini sebelumnya sempat menyedot konsentrasi dan semangat kader dalam bekerja. Menurutnya, banyak warga di NTB khawatir AHY gagal menjadi calon wakil presiden (cawapres) mendampingi Anies Baswedan gara-gara ada gugatan tersebut.
“Ketum AHY sangat dinantikan banyak warga NTB akan maju menjadi cawapresnya Mas Anies. Isu gugatan atas kepengurusan Partai Demokrat oleh Moeldoko ini sempat menuai kekhawatiran publik juga,” paparnya.
Menurut IJU, setelah keluarnya keputusan ini, banyak masyarakat dan simpatisan Demokrat di NTB bisa lebih tenang dan fokus berbuat untuk memenangkan Demokrat dalam Pemilu 2024.
“Tentu dengan mengutamakan kepentingan dan kemajuan masyarakat dan harapan besar bahwa Ketum AHY akan bisa maju sebagai Cawapres Koalisi Perubahan,” tandasnya. (*/Detiknews/RB)